Tahukah Anda?

Pembelajaran fisika harus memuat isu global, diantaranya perubahan iklim, pemanasan global, sumber daya energi, energi alternatif, dan perkembangan teknologi digital.

Kegiatan pembelajaran fisika juga perlu diperkaya dengan sumber daya yang ada di daerah. Pembelajaran fisika dapat dilakukan dengan memanfaatkan objek dan fenomena yang terjadi di sekitar guru dam peserta didik. Salah satu objek dan fenomena tersebut adalah kearifan lokal.

Salah satu kearifan lokal yang dapat dijadikan pembelajaran adalah Struktur Rumah Gadang, rumah adat masyarakat di Sumatera Barat.

Konsep Fisika pada Rumah Gadang 

A. Atap


Meskipun atap rumah gadang terbuat dari ijuk, tapi tetap bertahan dari masalah kebocoran dan angin. Hal ini disebabkan karena desain atap rumah gadang memiliki beberapa fungsi secara fisis, yaitu : 

1. memperbesar kecepatan aliran air hujan yang jatuh ke atap.

2. memperkecil momentum pada atap

3. mengurai gaya tekan angin ke segala arah sehingga angin tidak terperangkap pada atap rumah gadang

4. air yang mengendap pada ijuk lapisan luar akan naik kembali melalui proses kapilaritas


B. Dinding


Pemberian anyaman bambu pada lapisan luar dinding dapat menjaga dan melindungi rumah dari sinar matahari dan rembesan air hujan saat hujan deras. Dinding dengan lapisan berongga, mampu meredam kalor yang masuk dari luar dinding pada siang hari sehingga udara di dalam kamr tidak sepanas udara di luar kamar, dan kalor yang sudah mengalir di luar kamar akan terperangkap oleh dinding sehingga udara dalam kamar tidak terlalu dingin pada malam hari.

C. Tiang



Tiang berfungsi untuk menentukan keseimbangan pada rumah gadang. Tiang dibuat dengan kemiringan yang berlawanan arah sehingga sehingga menciptakan keseimbangan stabil pada rumah gadang. Rangkaian tiang tersambung satu sama lain agar efek elastisitas bahan menjadi sama besar sehingga tiang terangkai stabil dan kokoh.




Komentar